Ayo… Jadilah Professional!

Assalaamu’alaikum,

Hmmm… “Professional”, sebuah kata yang akhir-akhir ini cukup populer di kalangan praktisi pendidikan. Dengan bergulirnya program sertivikasi guru, para guru di semua jenjang pendidikan -mulai dari yang terrendah sampai yang tertinggi setinggi-tingginya- bagaikan dikejar-kejar oleh sebuah kata “Professional”. Apakah selama ini para pahlawan tanpa tanda jasa itu (lebay mode: on) memang belum professional? amatiran dong! Yang tahu jawabannya hanya para guru itu sendiri. Harus ada introspeksi diri “Sudah professionalkah?” Jawaban lain bisa kita peroleh dengan melihat fakta output pendidikan di Indonesia ini. Generasi penerus bangsa kita yang notabene dicetak oleh sistem pendidikan kita.

Apakah output itu tampil sebagai anak bangsa yang ideal? Jika ternyata tidak, Apakah hal itu memang disebabkan ketidakprofessionalan para gurunya?. Mestinya professionalitas itu tidak direngkuh hanya karena dituntut oleh program sertivikasi. Sebab walau bagaimanapun  professionalisme merupakan suatu keharusan. Akankah kita terus-terusan menjadi negara berkembang? Kapan jadi negara maju? Untuk menjadi sebuah negara maju kita harus mencetak generasi yang professional dan untuk mencetak generasi professional tentu diperlukan praktisi pendidikan yang professional pula.


Guru yang professional tidak boleh menganggap remeh Administrasi Pembelajaran, baik Administrasi Perencanaan Pembelajaran maupun Administrasi Pelaksanaan Pembelajaran. Seorang guru bisa saja mengatakan bahwa Perencanaan itu sudah ada di luar kepala. Boleh juga sang guru mengatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang penting dilakukan dengan penuh tanggung jawab, masalah administrasi itu nomor dua, tiga, empat, bahkan dua belas.

Mohon maaf, cara pandang seperti itulah yang keliru. Justru keberadaan Administrasi itulah sebagai bentuk professionalisme. Dengan lengkapnya Administrasi Pembelajaran, selain merupakan bukti tanggung jawab juga dapat membuat kinerja guru lebih maksimal dan terarah karena ia merupakan rambu-rambu yang dapat mengarahkan sang guru dalam mewujudkan tujuan pembelajaran bahkan tujuan pendidikan nasional.

Sama sekali BlogSiGuru tidak bermaksud menggurui para guru bangsa tercinta ini. Anggaplah sebuah basa-basi yang bisa jadi remainder saat kita lupa atau tidak menyadari akan pentingnya professionalisme pada dunia pendidikan. Baiklah, Semoga bermanfaat.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s